
#OpFreeWildan adalah hashtag yang mendukung seorang peretas yang
melakukan deface atau merubah tampilan dari situs presidensby.info.
Wildan adalah seorang penjaga warnet yang kebetulan aktif berkomunikasi
dengan rekan-rekan sesama operator atau sesama pecinta dunia komputer
yang kebetulan berlokasi di kota Jember sehingga mendeklarasikan diri
sebagai Jember Hacker Team.
Sebelumnya tidak ada yang mengenal siapa itu wildan, siapa itu Jember
Hacker Team sampai situs presiden Indonesia yang beralamat di
presidensby.info berhasil dirubah tampilannya oleh seorang wildan yang
kebetulan bekerja sebagai Operator Warung Internet di kota Jember.
Sebenarnya mungkin niatnya hanya iseng saja, apa daya hukum di Indonesia
kurang berpihak kepada wildan untuk saat ini. Karena ancaman hukumannya
sampai 12 tahun dan atau denda sebesar 12 miliar… Tentusaja sangat
berbeda ancaman hukumannya dengan para koruptor.
Koruptor yang menyelewengkan bahkan merugikan negara hingga triliunan
atau miliaran hanya di berikan vonis paling-paling cuma 2 sampai 3
tahun. Itupun belum grasi atau pengurangan hukuman karna berkelakuan
baik, belum lagi dalam penjara mereka bisa membawa berbagai macam barang
seperti televisi, AC, bahkan membuat salon pribadi seperti kasus
terakhir pengusaha yang tertangkap tangan memiliki berbagai sarana untuk
bersantai layaknya di SPA atau Salon.
Balik lagi ke #OpFreeWildan. Akibat ancaman hukuman tersebut, banyak
rekan-rekan atau mungkin para pendukung sang ‘Hacker Presiden’ itu untuk
melakukan protes meskipun hanya melalui media sosial seperti facebook
atau twitter. Bahkan ada yang sudah berhasil melumpuhkan berbagai situs
pemerintahan Indonesia yang memang memiliki nama khusus pada bagian
akhir situs dengan identitas .go.id
Saya pribadi mendukung untuk saudara Wildan supaya dapat dibebaskan.
Mengapa??? Karena memang sepertinya tidak ada data yang penting yang ada
di dalam situs presiden. Hanya laporan kegiatan dan informasi yang
dilakukan oleh bapak presiden. Lagipula saya yakin tidak akan ada data2
penting dalam situs presiden karna memang data-data penting seperti
berkas segala macam pasti tidak disimpan pada webserver
presidensby.info.
Database juga bisa dipastikan tidak akan ada data yang sangat pribadi
atau rahasia, karna memang itu hanya situs biasa seperti yang lain. Yang
membedakan hanya situs itu adalah milik bapak Presiden Republik
Indonesia. Nothing special selain pemilik nya.
Entah habis berapa itu bapak presiden membangun situs tersebut. Yang
jelas itu kesalahan bukan ada di sang ‘Hacker Presiden’ ini. Melainkan
kesalahan dari pihak Developer yang tidak mampu menutup celah pada situs
tersebut. Bayangkan!! Mereka Developer situs PresidenSBY pasti dibayar
mahal!! Eh.. Ternyata masih dapat disusupi oleh seorang Wildan sang OP
atau Operator ataupun Penjaga Warnet yang notabene gajinya mungkin hanya
RATUSAN RIBU RUPIAH SAJA…!!!
Sangat tidak layak menurut saya pribadi untuk dilakukan penahanan kepada saudara Wildan. Bagaimana menurut anda??
Sumber